Kamis, 18 Agustus 2016

PENYULUH JOGJA GO TO BROMO


MENSYUKURI NIKMAT KEMERDEKAAN



Banyak sekali nikmat yang Allah berikan, salah satu diantaranya Adalah nikmat kemerdekaan. Betapa dengan kemerdekaan kita bisa lebih maju, kita bisa melakukan apapun untuk peningkatan kualitas, sarana dan prasarana ibadah kita. Dengan modal kemerdekaan ini kita bisa menjunjung tinggi harkat kemanusiaan, dengan hakikat kemerdekaan juga kita bisa menjunjung tinggi pendidikan. Maka tanggal 17 agustus yang lalu merupakan hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, pada hari tersebut segenap komponen bangsa merayakan kemenangan dan kemerdekaan setelah sekian ratus lamanya hidup dibawah bayang-bayang intimidasi dan kedzaliman para penjajah. Sangat wajar, jika kemenangan ini disambut dengan luapan kegembiraan yang gegap gempita, seraya mengumandangkan kalimat tahmid, memuji dan mensyukuri karunia Allah yang terbesar bagi bangsa ini.

Rabu, 17 Agustus 2016

Menjadi Penyuluh Agama yang Menggugah dan Mengubah



Penyuluh Agama Islam memiliki kedudukan dan peran yang sangat penting dan strategis sebagai pelaku yang membangun mental dan etika masyarakat.   Di antara perannya yang penting yaitu bahwa  Penyuluh Agama Islam dituntut dapat membimbing dan memberikan layanan konseling bagi masyarakat, utamanya masyarakat yang menjadi sasaran tugasnya.

Penyuluh dalam menjalankan tugasnya,  di samping menyampaikan materi, memenuhi jadwal yang telah disanggupi yang terkadang tanpa bekas atau tanpa kesan,  juga harus memiliki kiat - kiat tertentu yang seharusnya menjadi pembelajaran yang  mampu menempatkan diri sebagai  penyuluh yang  menggugah dan mengubah masyarakat.

Pengertian Konflik Sosial, Penyebab, Macam-Macam & Dampaknya



Pengertian Konflik Sosial, Penyebab, Macam-Macam & Dampaknya| Secara sederhana, pengertian konflik adalah saling memukul (configere). Namun, konflik tidak hanya berwujud pada pertentangan fisik. Secara umum, Pengertian Konflik Sosial (Pertentangan) adalah sebagai suatu proses sosial antara dua pihak atau lebih ketika pihak yang satu berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Latar belakang adanya konflik adalah adanya perbedaan yang sulit ditemukan kesamaannya atau didamaikan baik itu perbedaan kepandaian, ciri fisik, pengetahuan, keyakinan, dan adat istiadat. 

Konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat. Bahkan, tidak ada satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik. Tiap masyarakat pasti pernah mengalami konflik, baik konflik dalam cakupan kecil atau konflik berskala besar. Konflik yang cakupannya kecil, seperti konflik dalam keluarga, teman, dan atasan/bawahan. Sementara itu, konflik dalam cakupan besar, seperti konflik antargolongan atau antarkampung. 

Jumat, 17 Juni 2016

Ramadhan : Bulan Tarbiyah, Ibadah, dan Al Qur’an


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikanmu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. Al Munafiquun : 9)

Ibadah Ramadhan sesungguhnya bukan hanya sekedar berpuasa dengan menahan lapar dan dahaga, namun juga menahan diri dari perbuatan yang tidak berguna atau bahkan yang buruk, dan meningkatkan ibadah dan amal shaleh.

Ramadhan dari segi bahasa membakar atau panas yang membakar. Hal ini sesuai dengan bulan Ramadhan dan segala amal ibadah di dalamnya. Dalam bulan Ramadhan, dengan berpuasa seorang mukmin dapat menghindarkan dirinya dari perbuatan yang akan membawanya pada siksa api neraka yang membakar. Dan seorang mukmin diharapkan dapat membakar hawa nafsunya yang buruk dan memotivasi dirinya untuk menjadi yang lebih baik.

Senin, 13 Juni 2016

Meneladani Akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW

Akhlak adalah salah satu dasar dalam Islam. Orang awam biasanya hanya mengenal 2 pondasi Islam, yaitu iman dan islam. Namun, ada satu hal terpenting lagi yang menjadi pondasi dari Islam, yaitu ihsan. Perbuatan baik, atau ihsan harus selalu kita ingat sebagai salah satu dasar agama Islam. Dan dalam ihsan tersebut terselip akhlakul karimah, salah satu sifat Rasulullah SAW.
Suatu hari, Rasul pernah ditanya oleh sahabatnya. “Ya Rasul, apakah inti Islam?” Rasul menjawab, “Inti Islam adalah Akhlakul Karimah, Akhlakul Karimah, Akhlakul Karimah”. Kemudian Rasul ditanya lagi, “Ya Rasul, apa inti akhlak?”, dijawab oleh Rasul, ”1. Jangan berdusta, 2. Tepati janji, 3. Amanah, 4. Istiqomah”.

Meneladani Akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW

Mari kita baca dan renungkan bersama, semoga banyak hikmah yang bisa kita petik, sehingga kita bisa meneladani beliau.

Kalau pakaian beliau terkoyak atau robek, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menambal dan menjahitnyanya sendiri tanpa perlu menyuruh isterinya. Beliau juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.

Setiap kali beliau pulang ke rumah, bila dilihat tidak ada makanan yang sudah masak untuk dimakan, sambil tersenyum baginda menyingsing lengan bajunya untuk membantu istrinya di dapur. Sayyidatina ‘Aisyah rodliyallahu ‘anhaa menceritakan: ”Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumah tangga.

Mengenang Akhlak Rasulullah SAW

Setelah Nabi SAW wafat, seketika itu pula kota Madinah bising dengan tangisan ummat Islam; antara percaya - tidak percaya, Rasul Yang Mulia telah meninggalkan para sahabat. Beberapa waktu kemudian, seorang arab badui menemui Umar dan dia meminta, "Ceritakan padaku akhlak Muhammad!".

Umar menangis mendengar permintaan itu. Ia tak sanggup berkata apa-apa. Ia menyuruh Arab badui tersebut menemui Bilal. Setelah ditemui dan diajukan permintaan yg sama, Bilal pun menangis, ia tak sanggup menceritakan apapun. Bilal hanya dapat menyuruh orang tersebut menjumpai Ali bin Abi Thalib.

Senin, 25 April 2016

Optimalisasi Peran dan Fungsi Masjid

Optimalisasi Peran Dan Fungsi Mesjid
Masjid adalah jantungnya ummat Islam. Maju atau mundurnya ummat ini tergantung kepada seperti apa mesjidnya. Jika masjid saja tidak terurus dengan baik maka mustahil kejayaan yang pernah diraih pada masa silam akan kembali terulang. Mesjid memiliki peran yang signifikan dalam mengembangkan dan membangun kapabilitas intelektual ummat, kegiatan sosial kemasyarakatan, meningkatkan perekonomian ummat, dan menjadi ruang diskusi untuk mencari solusi permasalahan ummat terkini. Pada masa Nabi dan khalifah sesudahnya masjid selain sebagai tempat beribadah juga berfungsi sebagai tempat menuntut ilmu dan tempat merencanakan kegiatan kemasyarakatan. Disana dibicarakan masalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Bahkan hingga masalah militer (strategi perang) juga dibahas Dr. Ir. H. Nana Rukmana D. W. MA., dalam bukunya “Manajemen Masjid: Panduan Praktis Membangun dan Memakmurkan Masjid” mengungkapkan:

Minggu, 14 Februari 2016

Sifat Sombong Merugikan

Apabila kita tidak  berilmu, kita harus mengamalkan sifat merendahkan diri untuk belajar. Kita tidak boleh menjadi orang sombong, kerana dengan kesombongan itu, kita akan menjadi orang bodoh. Sekalipun seseorang itu mempunyai ilmu yang mencapai tahap ijazah kedoktoran (PhD), jika dia sombong,  ijazah kedoktorannya itu tidak akan menjadikan  dia lebih bijaksana. Hal  ini  kerana,  orang sombong dengan ilmunya  tidak akan suka ditegur dan dibetulkan. Dia  merasakan dirinya sentiasa benar dalam semua perkara. Maka jika dia tersalah, dia akan kekal dalam kesalahan itu. Dia juga tidak suka menadah ilmu daripada

Kata Kata Motivasi Bijak Keluarga Tercinta

Jangan malu untuk menjadi diri anda sendiri. Kita adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna.

Bukalah mata, hati dan pikiran kita terhadap hal2 yang terjadi di sekitar kita dan jadilah manusia yang tanggap akan situasi tersebut.

Keputusan yang anda ambil mungkin tidak bisa anda ubah. Keputusan yang hendak anda ambil hendaknya dipikirkan dengan matang.

Jangan biarkan orang lain mempengaruhi keputusan yang anda ambil. Hidup anda maka anda lah yang menentukan keputusan.